Cara Mengatasi Istri yang Menangis Kesakitan Saat Berhubungan Intim

istri sakit saat berhubungan intimCara Mengatasi Istri yang Menangis Kesakitan Saat Berhubungan Intim,-     Apakah istri Anda mersakan sakit pada miss-v setiap kali berhubungan badan? Dan hal tersebut tidak terjadi hanya pada malam pertama saja? Anda wajib membaca artikel berikut..

Ada sebuah pertanyaan dari seorang wanita yang mengeluh sakit saat berhubungan intim..

Saya baru menikah sekitar sebulan yang lalu. Saya dan suami sewaktu melakukan hubungan intim yang pertama kali, V saya merasa sangat sakit sampai-sampai saya menangis tersedu-sedu dan teriak karena ga kuatnya menahan sakit.

Setelah itu badan saya pun terasa lemas kaya orang habis sakit. Setelah mendengar cerita2 orang kami anggap ini biasa. Yang kedua melakukan saya masih menangis karena sakit sekali sampai yang ketiga sudah mulai berkurang.

Yang keempat pun masih terasa sakit, suami sampe2 menggunakan kondom agar muncul pelumas yang kami kira mengurangi rasa sakit. Tapi ternyata itu percuma, hubungan yang dilakukan masih saja terasa sakit tanpa rasa enak sedikit pun, padahal saya juga sudah mencoba diatas tetapi P terasa seperti menusuk saat berada didalam. Dan kami berkesimpulan itu bukanlah masalah pelumas. setelah melakukan yang ke-6 kami melakukan pemanasan dulu sampai saya basah, tetapi tetap saja merasa sakit dan suami merasa ada sesuatu yang mengganjal didalam. Dan setelah berhubungan, perut bawah saya terasa pegal. Yang saya tanyakan sebenarnya ada apa dengan saya, apakah itu kista atau hanya penegangan otot saja? Mohon bantuannya, karena saya takut kalau hal tersebut berbahaya dan saya jadi tidak bisa membahagiakan suami, terima kasih.........( perempuan, 23 thn,159 cm,52 Kg)

 

Jawaban dari dokter (klikdokter.com)

Ibu/Saudari yang Terhormat,

Nyeri saat berhubungan intim di dalam dunia kedokteran dikenal dengan istilah dispareunia. Nyeri ini dapat terjadi saat penetrasi (masuknya penis ke dalam vagina) di awal,  pertengahan, ketika orgasme, maupun ketika hubungan intim sudah selesai. Dispareunia dapat disebabkan oleh beberapa hal, diantaranya adalah:

  • berkurangnya hormon estrogen yang menyebabkan vagina menjadi kering
  • kurang 'foreplay' atau 'pemasanan' sehingga lubrikasi (pelicin) pada vagina kurang
  • vaginismus atau kontraksi pada otot vagina yang umumnya disebabkan karena trauma atau perasaan takut
  • endometriosis atau pertumbuhan endometrium (lapisan rahim) di luar rahim
  • infeksi pada vagina
  • luka pada vagina
  • infeksi pada serviks (mulut rahim) sehingga ketika terjadi penetrasi dalam maka akan timbul rasa nyeri
  • peradangan pada panggul yang dapat diakibatkan oleh infeksi pada saluran reproduksi dan panggul

Pada kasus anda, mungkin saat anda pertama kali melakukan hubungan seksual, suami kurang melakukan 'foreplay' atau 'pemasanan' sehingga lubrikasi (pelicin) pada vagina anda kurang. Hal ini menyebabkan penetrasi penis terasa sangat sakit. Demikian pula pada hubungan seksual anda yang kedua, ketiga dan seterusnya hingga anda dan pasangan memutuskan untuk melakukan ?pemanasan? lebih lama saat berhubungan seksual yang keenam. Namun, akibat rasa sakit yang berulang setiap kali melakukan hubungan seksual maka di dalam diri anda muncul trauma atau perasaan takut untuk mengalami sakit yang sama, mungkin hal ini tidak anda sadari, namun alam bawah sadar anda merasakan hal tersebut. Akibatnya, vagina anda berkontraksi tanpa anda sadari (dikenal dengan vaginismus). Meskipun suami sudah melakukan ?pemanasan? yang cukup lama, namun kontraksi dinding vagina yang tidak anda sadari ini menyebabkan penetrasi penis kedalam vagina menjadi lebih sulit (hingga suami anda merasa ada yang mengganjal di dalam vagina), dan anda tetap merasa sakit saat dilakukan penetrasi penis ke dalam vagina anda.

 

Jika vaginismus terus terjadi dan hubungan seksual terus dipaksakan, bukan tidak mungkin dinding vagina anda akan robek dan mengalami luka yang akan memperberat rasa nyeri saat berhubungan seksual.

Beberapa saran yang dapat Kami berikan untuk mencegah berulangnya kejadian tersebut antara lain:

  • Lakukan rangsangan seksual (foreplay) yang adekuat sebelum suami melakukan penetrasi penis. Hal ini sedikit banyak juga akan berpengaruh pada ketegangan vagina. Rasa takut atau kekhawatiran dapat membuat vagina menjadi kaku dan kering sehingga mudah terbentuk luka.
  • Lakukanlah hubungan intim dalam suasana yang santai dan nyaman. Kondisi rileks saat berhubungan akan membuat vagina menjadi lemas dan tidak terasa nyeri saat penetrasi. Semakin anda merasa khawatir dan tidak rileks, semakin sulit untuk mengatasi masalah anda saat ini.
  • Gunakanlah lubrikasi tambahan untuk memudahkan penetrasi penis ke dalam vagina. Pilihlah pelumas yang lebih bersih dan steril untuk mencegah infeksi pada vagina istri anda. 

Apabila keluhan berlanjut setelah melakukan foreplay cukup atau setelah menambahkan lubrikasi tambahan, kami sarankan agar Anda berkonsultasi ke dokter kebidanan dan kandungan untuk evaluasi lebih lanjut. Mungkin dispareunia pada diri anda disebabkan oleh hal-hal lain seperti gangguan hormonal, endometriosis, dll.

Semoga artikel tersebut membantu Anda, Anda bisa mempelajari tips kesehatan seksual lainnya di website kami yang tentu bisa bermanfaat bagi Anda

 

Baca juga artikel tentang:

  • Disfungsi Ereksi
  • Ejakulasi Dini
  • ML dan Foreplay
  • Makanan Pendongkrak Libido
  • Psikologis
  • Seksual Wanita
  • Sperma/mani/semen
  • Kesehatan Seksual
  • Kesehatan & Penyakit
  • Hipertensi/Tekanan Darah
  • Kolesterol & Berat Badan
  • Diabetes

 

Bagikan

Update Terkait


Notice: Undefined offset: 40 in /home4/ajib/public_html/rumahherbal123.com/core/products.php on line 605
Copyright © | SolusiSpermaEncer.com | pemesananherbal123@gmail.com

Daftar Rekening

  • transfer BCA rumahherbal 123 No.Rek 2471767371 atas nama MUSYAFAK
  • transfer Mandiri rumahherbal 123 No.Rek 900-00-2844212-8 atas nama MUSYAFAK
  • transfer BNI rumahherbal 123 No.Rek 0379155545 atas nama MUSYAFAK
  • transfer BRI rumahherbal 123 No.Rek 5896-01-001373-50-9 atas nama MUSYAFAK